Ketua DPRD Balikpapan Potong Hewan Kurban

0
Yulianti Abdulloh Istri Ketua DPRD Balikpapan menyerahkan daging kurban kepada warga sekitar (12/9)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh melaksanakan ibadah kurban di rumah jabatan Jalan ARS Muhammad, Gunung Pasir. Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di halaman rumah jabatan pada hari Idul Adha.

Sebanyak dua ekor sapi disembelih. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilakukan kerabat dan dibantu sekretariat DPRD kota Balikpapan. Sempat diguyur hujan deras, pemotongan daging dan pembagian daging kurban dilakukan di garasi rumah dinas.

Istri Ketua DPRD Balikpapan Yulianti Abdulloh mengatakan dari pemotongan hewan kurban ini diberikan kepada masyarakat sekitar, dan staf sekretariat DPRD kota.

“Ya mudah-mudahan pemotongan hewan kurban bisa barokah dan bermanfaat bagi penerimanya. Dua ekor kita dapatkan sekitar 250 kantong daging,” katanya.

Dia berharap kedepanya kondisi Balikpapan dan Indonesia akan lebih baik lagi sehingga penerimaa manafaat kurban nantinya akan jauh lebih banyak lagi.

Sementara, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Balikpapan Utara (Balut) melakukan pemotongan hewan kurban berupa dua ekor sapi di area sekolah pada Selasa (13//9).

Pemotongan hewan kurban ini mendapat perhatian dan tontonan dari murid-murid SD yang datang sejak pagi. “Daging hewan kurban itu akan dibagikan kepada keluarga besar SDN 009 bagi yang membutuhkannya. Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah SWT masih melimpahkan rahmatnya-Nya kepada SDN 009 dengan kepedulain orangtua murid yang sudah menjadi rutinitas amal ibadah melalui infaq untuk berkurban,” terang Kepala SDN 009 Balut, Martan S Pd.

img-20160913-wa0009Kepala SDN 009 Balut yang baru menjabat ini, ingin berbuat semaksimal mungkin untuk terus istiqomah melakukan kebaikan-kebaikan untuk seluruh keluarga bersar sekolah.

Pada kesempatan itu, Martan berharap, agar SDN 009 Balut mempunyai musola untuk mendukung kegiatan spiritual di SDN 009 Balut.

“Bukan hanya itu saja, sekolah ini memiliki dua halaman yang sangat kecil itu pun terpisah antara di depan dan di belakang. Kami impikan suatu saat semoga Allah SWT memberikan jalan keluar bisa mendapatkan bantuan paving kerena halaman belakang masih becek bila diguyur hujan dan hampir setiap hari mengancam anak-anak didik kami,”harapnya.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY