Satu Hari Jelang Kenaikan Pajak, Samsat Balikpapan Membludak

0

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Jelang rencana satu hari kenaikan pajak kendaraan bermotor per 6 Januari 2017, Samsat Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman diserbu warga yang mengurus perpanjangan STNK atau balik nama.

Antrian panjang terlihat di meja pendaftaran nomor antri, cek fisik maupun di loket fotokopi sekitar Samsat. Hingga loket pembayaran. Praktis kursi tunggu yang disediakan tidak mampu menampung warga yang mengusung surat kendaraan. Sehingga banyak menunggu berdiri.
Di loket nomor antrian dibutuhkan sekitar 10-15 menit.
” Saya hampir 15 menit menunggu. Saya ngurus balik nama mobil second pas lunas kreditnya ,” kata Apriadi warga Batakan yang mengurus balik nama kendaraan roda empat.
Tidak semua warga tahu akan ada kenaikan pajak surat kendaraan bermotor.

” Saya nggak tau kalau mau naik. Saya kemarin datang untuk lihat persyaratan kalau hari ini tinggal masukan berkas persyaratan,” tandasnya
Apriadi.

Berbeda dengan Warga Gunung Guntur, Masita mengaku sudah mengetahui ada rencana kenaikan pajak surat kendaraan bermotor. Hari ini dia mengurus balik nama kendaraan roda dua untuk anak yang sekolah.” Saya tau dari tv tapi sudah lama ngurus cuma lagi ngurus KTP pakai surat keterangan capil, ” katanya.

Masita sebenarnya keberangkatan dengan kenaikan pajak ini ditengah situasi yang kurang baik. ” Sebenarnya keberatan tapi nama pemerintah, kita keberatan juga percuma. Kecuali pak Jokowi membatalkan ,” tuturnya.

Sambil menunggu penyelesaian surat kwndaaraan, rencananya kenaikan pajak jadi perbincangan hangat warga yang mengantri sambil berdiri. Wajib Pajak juga berdiri di depan loket-loket pelayanan sehingga pelayanan menjadi kurang nyaman.

Kompol Rendra dari Samsat Balikpapan sempat mengumumkan kepada WP agar pembayaran pajak surat kendaraan untuk perpanjangan satu tahun dapat dilakukan disejumlah loket samsat lain seperti mall BC, depan dusit, Kebun Sayur, Samsat kilometer 1. ” Jadi bapak ibu bisa membayar di tempat tersebut untuk pajak satu tahun,” katanya.

Petugas juga berkali- kali menghimbau kepada WP agar menempati kursi dan tidak berdiri didepan loket karena mengganggu WP lain saat dipanggil petugas loket.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY