Makin ke Pinggir, Kondisi Puskemas Memperihatinkan Mulai dari Kekurangan Alkes, Obat, SDM hingga Genangan Air

0
Ketua Komisi IV Mieke Henny memperhatikan genangan air didepan ruang bersalin dan IGD Puskesmas Manggar Baru, (12/5/2017)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com- Dalam sidak Komisi IV DPRD kota Jumat malam kebeberapa puskesmas 24 jam ditemukan sejumlah permasalahan yang dihadapi tiap puskesmas. Namun permasalahan makin banyak ditemui puskesmas yang berada jauh dari kota seperti Puskesmas Manggar Baru dan Sepinggan Baru.

Makin ke daerah luar, persoalan yang dihadapi makin beragam. Seperti yang ditemukan di puskesmas Manggar Baru jalan Mulawarman, Balikpapan Timur. Puskesmas ini setiap hari melayani sekitar 200 pasien. Pada shift malam hanya ada 6 petugas yakni dokter, perawat, bidang, petugas jaga dan supir ambulan mereka kebanyak pegawai kontrak . Sedangkan pada hari dan jam kerja terdapat 20 personil dengan 10 dokter yang bertugas.

Meski 24 jam operasional, puskesmas Manggar Baru ternyata masih banyak kekurangan terutama untuk shift malam seperti SDM dokter, termasuk sopir ambulance, sarana sarpras, obat-obatan dan bangunan yang perlu diperbaiki. Di puskesmas Balikpapan Timur ini rombongan didampingi dr Natali Carolina serta staf.

“Ya makin jauh dari kota kondisi puskesmas masih banyak yang kurang. Kayak obat dan alat kesehatan.itu dari DKK kita akan komunikasikan,” tutur Ketua komisi IV DPRD kota Mieke Henny dari Fraksi Demokrat.

Selain itu di depan ruang bersalin dan UGD Puskesmas Manggar Baru terdapat genangan air 10 centi. “Air ngak ada saluran. Jadi agak lama surutnya,”tutur seorang bidan.

Anggota DPRD Komisi IV Nurhadi Saputra Dapil Balikpapan Timur menyatakan banyak kekurangan yang ditemukan terutama jika dibandingkan Puskesmas Mekarsari, Sepinggan Baru.
“Bangunan juga banyak kita temukan ya perlu perawatan lagi seperti bocor-bocor dan kusen ada yang rusak,” tuturnya.

Rencananya pihaknya akan bicarakan dengan DKK mengenai temuan-temuan yang terjadi di puskesmas Balikpapan Manggar Baru.“Alat kesehatan juga gitu dah banyak uzur. Bayangkan satu kecamatan harus menampung satu kecamatan kan nggak mungkin,” tandasnya.

Anggota Komisi IV lainya Mukhlis menambahkan pihaknya menilai perlu adanya standar minimum pelayanan kesehatan di puskesmas. “Nanti kita undang DKK agar bisa lebih ekplor lebih dalam,” tukasnya.

Di puskesmas Manggar Baru inipun tidak hanya melayani masyarakat Balikpapan Timur melainkan juga daerah tetangga seperti Samboja, Solok Api, Amburawang.

Sementara Puskesmas Sepinggan Baru, sejumlah temuan dari Komisi IV yakni masih kekurangan alat kesehatan dan obat. Selain itu juga kekurangan lampu sorot di kamar operasi.

Di puskesmas ini, pada malam hari jumlah pasien sekitar 10 orang sedangakn pada sore hingga malam berjumlah 60 orang. Dan pagi hingga siang pukul 14.00 sekitar 200 pasien. “Kalau malam kebanyakan pasien batu pilek saja,” tutur seorang perawat.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY