Rizal Ajak Muslim Puasa Perbanyak Sedekah Bukan Justru Meningkatkan Komsumsi

0

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Wali kota Rizal Effendi mengajak masyarakat muslim Balikpapan untuk berhemat dalam mengkonsumsi segala kebutuhan terutama untuk berbuka puasa.

Sebab berdasarkan pengalaman, puasa justru pengeluaran keluarga dan kebutuhan meningkatkan dua kali lipat.

Menurut Rizal seharusnya yang meningkat infaq sodakoh bukan justru pengeluaran makan. Ramadan ini seharusnya menjadi upaya reformasi diri untuk lebih menahan diri pada keinginan yang berlebihan.

” Umat muslim haris mampu berhemat dan pengeluaran untuk rumah tangga seharusnya yang naik bertambah infaq dan sodakohnya. Tapi ini fakta dilapangan kebutuhan ini meningkat padahal tidak ada makan siang tapi kita jor-joran makan malam hari,” tandasnya dalam sambutan pembukaan solat Taraweh hari pertama di masjid Istoqomah (26/5/2017).

Rizal juga mendapat laporan mengenai kebutuhan telur ayam yang biasanya hanya 1 juta butir/bulan namun bulan puasa dan lebaran kebutuhan mencapai 2 juta butir.

Kebutuhan telur kita padahal masih banyak didatangkan dari Sulawesi dan Jawa sementara kemampuan produksi telur ayam di Balikpapan hanya 5 persen.

” Ini karena semua pada butuh kue. Seharusnya kita buat kue secukupnya saja,” ucapnya

Begitu pula harga cabai segar setiap tahun mengalami kenaikan. Kondisi merepotkan semua pihak. Di negara maju seperti Jepang dan negara lain menggunakan Cabe kering sebagai bahan bumbu. ” Tapi disini masih suka cabai segar,” katanya.

Lanjut Rizal jika komsumsi kebutuhan pokok berlebihan dan dibiarkan terulang pada setiap ramadhan Akibatnya yang terjadi menurut Rizal barang-barang kebutuhan mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Sehingga tak hwran Presiden Jokowi telah memerintahkan kepolisian untuk mengawasi distribusi barang kebutuhan sembako.

” Ini agar tidak terjadi penimbunan barang. Betul memang harga akan naik karena permintaan naik suplai terbatas. hal yang perlu diingatkan umat islam agar bisa lebih menahan diri,” imbuhnya.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY