Pasokan Terhambat, Daging Sapi Tembus Rp 150 Ribu per Kg

0
Penjual daging sapi segar di Pasar Pandasari Balikpapan. sebanyak 80 persen daging sapi digunakan untuk bakso

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan Yosmianto mengungkapkan, akibat pasokan terhambat. Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional mulai merangkak naik dari sebelumnya Rp 112 ribu per kg menjadi Rp 150 ribu.

“Kapal Feri pengangkut sapi rusak jadi datangnya tersendat kita hanya mengandalkan dari NTB stoknya agak berkurang,” ujar Yosmianto.

Menurutnya, saat ini harga di rumah potong hewan (RPH) sudah mencapai Rp 120 ribu per kg. Biasanya pada hari normal, RPH hanya memotong 20-30 ekor namun pada hari jelang lebaran bisa memotong 100 ekor.

“Tahun lalu sekitar itu. Tahun ini yang hampir sama karena sudah masuk juga daging beku,” ujarnya.

Kata dia, momen lebaran yang biasanya permintaan banyak sehingga memicu terjadinya kenaikkan. Jika harga di RPH sudah tinggi misalnya Rp120 ribu/ per kg maka harga jual di pasar bisa sekitar Rp140-150 ribu.

“Pastilah naik tapi dari kita berupaya memenuhui kebutuhan. Itu harga pasar kalau kebutuhan banyak dan stok banyak ya mudah-mudahan bisa diredam,” ujarnya.

Sementara kebutuhan daging beku, dapat dipenuhi berapapun permintaan berbeda dengan daging segar ini. Untuk kebutuhan lebaran biasanya masyarakat membutuhkan daging segar.

“Kalau daging beku standar Rp80 ribu tapi ada daging yang bagian-bagian tertentu itu harganya diatas HET,” pungkasnya.

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY