Top Header Ad

Arus Mudik Lebaran 2025 Lancar, Menhub Dudy Imbau Arus Balik Lebih Awal

Bandara SAMS Sepinggan kembali mencatat prestasi gemilang. Sepanjang tahun 2024, bandara kebanggaan Balikpapan ini sukses melayani lebih dari 5,5 juta penumpang.
Lonjakan Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. Foto: Dok. inibalikpapan.com

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pelaksanaan arus mudik Lebaran 2025 berjalan lancar berdasarkan hasil evaluasi. Puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Idul Fitri.

Menhub Dudy mengapresiasi seluruh stakeholder, termasuk Kementerian/Lembaga, TNI, Polri, BUMN, dan operator swasta yang berperan dalam kelancaran arus mudik.

“Alhamdulillah, arus mudik Lebaran berjalan sangat baik. Saya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja sama, terutama kepolisian yang menginisiasi sistem one way lokal yang efektif mengurangi kepadatan lalu lintas,” ujar Menhub Dudy dikutip dari laman Dephub.

Menurut Menhub, kebijakan one way lokal yang diterapkan Polri berhasil mengurangi kemacetan secara signifikan, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar, aman, dan nyaman.

Imbauan Perjalanan Arus Balik Lebaran 2025

Menhub Dudy mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengutamakan keselamatan, serta mempertimbangkan kembali lebih awal agar perjalanan lebih lancar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan arus balik dengan baik. Jika perjalanan dilakukan lebih awal, maka akan lebih lancar dan nyaman,” jelasnya.

BACA JUGA :

Sebagai bagian dari strategi pengelolaan arus balik, Jasamarga memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen pada 3-4 April 2025 untuk rute Kalikangkung hingga Cikatama. Menhub berharap masyarakat dapat memanfaatkan diskon ini agar perjalanan lebih hemat dan nyaman.

Penutupan One Way Nasional

Pemerintah resmi menutup one way nasional dari Kilometer (Km) 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Tol Kalikangkung Semarang pada Minggu (30/3) pukul 09.00 WIB.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa penutupan dilakukan karena kondisi lalu lintas sudah kembali lancar. Berdasarkan prediksi, masih ada sekitar 20 persen pemudik yang belum meninggalkan Jakarta.

“One way mudik selama tiga hari telah ditutup. Saat ini, lalu lintas sangat lancar. Dari proyeksi total 2,1 juta kendaraan pada H+2, sudah terdistribusi 1,65 juta kendaraan. Masih ada sisa 20-25 persen pemudik yang belum kembali,” ujar Irjen Agus.

Polri bersama Kemenhub telah menyiapkan strategi untuk mengelola arus balik Lebaran agar tetap terkendali dan lancar. “Kami telah merumuskan strategi tepat guna menghadapi arus balik dan memastikan pemudik bisa kembali dengan aman,” tambahnya.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses