DeepSeek Gratis atau Bayar? Simak Keunggulan-Kelemahan Platform AI dari China Ini

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – DeepSeek R1, chatbot kecerdasan buatan (AI) asal China, mengejutkan pasar teknologi sejak peluncurannya pada November 2024. Aplikasi ini langsung meluncur ke puncak daftar unduhan di Apple App Store dan Google Play Store di Amerika Serikat, Inggris, dan China.
Popularitasnya pun semakin meningkat dan menantang dominasi OpenAI dengan ChatGPT. Lantas, layanan platform AI DeepSeek gratis atau bayar?
DeepSeek Tersedia Gratis, Namun Hadirkan Fitur Berbayar
Melansir Suara, jaringan inibalikpapan.com, DeepSeek menawarkan akses gratis kepada pengguna. Mereka bisa mengunduhnya melalui App Store, Play Store, atau situs resminya www.deepseek.com.
Selain versi gratis, DeepSeek juga menyediakan layanan berbayar dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang ChatGPT. OpenAI menetapkan biaya US$ 20 per bulan (sekitar Rp 323.000) untuk ChatGPT. Sementara DeepSeek mematok US$ 0,50 per bulan (sekitar Rp 8.000).
High-Flyer, perusahaan teknologi berbasis AI asal Hangzhou, mengembangkan DeepSeek di bawah kepemimpinan Liang Wenfeng. Awalnya, mereka berfokus pada analisis data keuangan sebelum akhirnya mengalihkan perhatian ke pengembangan AI pada 2023. Dengan modal awal 10 juta yuan (sekitar Rp 22,3 miliar), mereka berhasil menciptakan DeepSeek yang mampu meniru pola pikir manusia dan bersaing dengan model AI internasional.
DeepSeek R1 mengungguli ChatGPT dalam berbagai tugas seperti matematika, coding (Python, Java), dan pemrosesan bahasa alami. Model ini masuk dalam Chatbot Arena, platform yang berafiliasi dengan UC Berkeley, dan mendapat pengakuan sebagai salah satu chatbot AI dengan performa terbaik.
Selain harga yang lebih terjangkau, DeepSeek juga menghemat biaya operasional. Mereka mengembangkan teknologi AI yang tidak bergantung pada chip buatan Amerika Serikat, sehingga daya komputasi yang dibutuhkan lebih sedikit. Hal ini membuat DeepSeek lebih ringan dan lebih murah ketimbang pesaingnya.
Meski menawarkan berbagai keunggulan, DeepSeek juga menghadapi kritik terkait keamanan data pengguna serta dampaknya terhadap persaingan teknologi global. Beberapa pihak khawatir AI buatan China ini dapat memperburuk ketegangan antara China dan Amerika Serikat dalam industri kecerdasan buatan.
DeepSeek kini berpeluang menggeser dominasi AI global berkat teknologi yang terus berkembang dan harga yang lebih kompetitif. Namun, kepercayaan pengguna serta regulasi internasional akan menentukan bagaimana AI ini bertahan di pasar global.***
BACA JUGA