Top Header Ad

Polda Kaltim Pastikan Kesiapannya Menghadapi Potensi Bencana Alam

Wakapolda Kaltim Brigjen Pol M. Sabilul Alif
Wakapolda Kaltim Brigjen Pol M. Sabilul Alif

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Wakapolda Kaltim Brigjen Pol M. Sabilul Alif menegaskan kesiapan jajarannya dalam menghadapi potensi bencana alam. Termasuk kesiapan peralatan guna mendukung operasi tanggap darurat, saat dibutuhkan.

“Kami telah menyiapkan alutsista sebagai dukungan penanggulangan bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Kesiapan ini mencakup mobilisasi cepat untuk memastikan respons optimal,” ujar Brigjen Pol Sabilul Alif dalam keterangan tertulisnya

Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi

Selain kesiapan peralatan, Wakapolda juga menyoroti kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan perkiraan cuaca, hujan deras terjadi sejak 28 hingga 30 Maret, dengan potensi kenaikan tinggi gelombang laut hingga 2,9 meter di beberapa lokasi. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi kepolisian, terutama di daerah dengan destinasi wisata bahari.

“Saya mengimbau Kapolres yang memiliki wilayah wisata laut dan ombak besar untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di laut. Langkah ini penting untuk mencegah kecelakaan, seperti kasus wisatawan tenggelam,” tegasnya.

BACA JUGA :

Tiga Langkah Strategis Mitigasi Bencana

Brigjen Pol Sabilul Alif menekankan tiga langkah utama dalam mitigasi risiko bencana:

  1. Sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi bencana dan cara menghadapinya.
  2. Penyampaian imbauan secara luas melalui berbagai saluran komunikasi.
  3. Kesiapan unit pertolongan cepat untuk merespons keadaan darurat dengan sigap.

“Kami berharap tidak ada korban jiwa akibat cuaca ekstrem ini. Oleh karena itu, seluruh jajaran kepolisian diharapkan sigap dan aktif dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” pesannya.

Pengamanan Idulfitri dan Destinasi Wisata Dalam rangka pengamanan Sholat Idulfitri, Polda Kaltim mencatat:

  • 1.385 masjid dan 584 lokasi sholat Id yang akan dijaga.
  • 81 objek wisata yang dipantau untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
  • 86 pos pengamanan (Pospam) yang telah didirikan untuk memastikan keamanan masyarakat.
  • 3.149 personel gabungan, terdiri dari 1.649 anggota Polda Kaltim dan 1.500 personel dari instansi lain yang siap mengamankan jalannya perayaan Idulfitri.

Dengan kesiapan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani perayaan Idulfitri dengan aman dan nyaman, serta terlindungi dari potensi bencana alam.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses