Rapat TPID Balikpapan, Harga Sejumlah Komoditas Melonjak

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan menggelar rapat membahas langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok pada Ramadan dan jelang Idulfitri.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo dalam sambutannya menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya permintaan selama hari besar keagamaan nasional (HBKN).
“Inflasi bukan untuk dihilangkan, tetapi harus dikendalikan. Jika terlalu tinggi, daya beli masyarakat tergerus. Jika terlalu rendah, ekonomi melambat. Oleh karena itu, keseimbangan sangat penting, terutama saat Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya
Kenaikan Harga Pangan
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Balikpapan mengalami deflasi 0,10% pada Februari 2025. Meski harga secara umum turun, beberapa komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, cabai rawit, dan kelapa justru mengalami kenaikan.
Untuk memastikan harga tetap stabil, TPID Balikpapan menerapkan empat strategi utama yakni, Pilar Komunikasi Efektif, Operasi pasar terhadap 5 komoditas utama (Beras SPHP, Minyak Kita, Bawang Putih, Gula, Daging Kerbau).
Lalu kampanye belanja bijak untuk mencegah panic buying, dipublikasikan melalui TV lokal dan Surat Edaran Wali Kota.
Kemudian Pilar Keterjangkauan Harga, dimana Dinas Perdagangan telah menggelar pasar murah 24-28 Februari 2025 di Aula Kantor Kelurahan Gunung Bahagia.
BACA JUGA :
Lalu pasar murah LPG 3 kg di seluruh kelurahan 26 Februari – 27 Maret 2025. Optimalisasi toko penyeimbang, seperti Perumda Manuntung Sukses, untuk stabilisasi harga. Sidak pasar oleh TPID dan Satgas Pangan guna memastikan harga tetap terkendali.
Selanjutnya, Pilar Ketersediaan Pasokan, Kerja sama antardaerah (KAD) oleh BUMD untuk menjamin pasokan beras dan minyak goreng. Pemantauan stok langsung di tingkat petani, distributor besar, hingga toko-toko.
Pilar Kelancaran Distribusi. Subsidi ongkos angkut untuk menekan biaya distribusi di pasar murah. Perbaikan infrastruktur distribusi, termasuk akses pelabuhan dan jalan utama.
Pemantauan bongkar muat komoditas pangan di pelabuhan guna menghindari keterlambatan pasokan.
Jaga Stabilitas Harga
Menutup acara, Bagus menegaskan komitmen Pemkot Balikpapan dalam memastikan harga tetap stabil melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, High Level Meeting TPID Kota Balikpapan secara resmi saya buka. Semoga Allah SWT memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita dalam menjaga stabilitas ekonomi kota ini.”
Dengan strategi yang sudah disiapkan, Pemkot Balikpapan optimistis bisa mengendalikan harga dan menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2025.
BACA JUGA