Wali Kota Balikpapan Pimpin Apel Pengamanan Malam Takbiran, Ada Tiga Poin Penting

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dalam rangka menyambut malam takbiran Idul Fitri 1446 Hijriah. Polresta dan Pemkot Balikpapan melaksanakan apel di halaman mapolresta Balikpapan, Minggu (30/3/2025).
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud didaulat sebagai inspektur apel kesiapsiagaan pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1446 Hijrian operasi Ketupat Mahakam 2025 Polresta Balikpapan. Tampak puluhan personel akan disiagakan dibeberapa titik keramaian pada saat malam takbiran.
Rahmad Mas’ud mengatakan, dalam menyambut hari raya idul fitri, Pemerintah Kota Balikpapan menekankan pentingnya keamanan, ketertiban, dan kelancaran jalannya malam takbiran serta pelaksanaan Salat Idul Fitri pada keesokan harinya.
Tak lupa dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah siap siaga dalam pengamanan Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut disampaikan dalam apel persiapan pengamanan yang berlangsung di halaman Mapolresta Balikpapan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel gabungan yang telah berpartisipasi dalam pengamanan malam takbiran. Semoga pengamanan ini dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Rahmad.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menggarisbawahi tiga poin penting yang harus diperhatikan dalam pengamanan malam takbiran dan perayaan Idul Fitri.
Pertama, kewaspadaan dan sinergi. Ia meminta seluruh petugas untuk melakukan koordinasi yang intensif antarinstansi serta memantau titik-titik rawan. Seperti pusat keramaian, tempat ibadah, pos-pos mudik, dan jalur transportasi.
“Pemanfaatan teknologi serta mitigasi risiko juga menjadi bagian penting dalam upaya pengamanan ini,” akunya.
Pendekatan yang Ramah
Kedua, profesionalisme dan empati. Wali Kota menekankan agar petugas menegakkan aturan dengan tegas, tetapi tetap mengedepankan pendekatan yang ramah dan bijak. Mengingat masyarakat tengah merayakan hari besar keagamaan, pendekatan yang penuh empati sangat diperlukan agar pengamanan tetap berjalan kondusif.
Ketiga, kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Seluruh posko komando diminta untuk beroperasi aktif selama 24 jam, dengan ambulans dan tim medis yang siaga serta respons cepat terhadap segala bentuk gangguan keamanan maupun kecelakaan.
“Saya berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman dan lancar, baik bagi warga yang merayakan di Balikpapan maupun mereka yang mudik ke kampung halaman. Mari kita jaga kebersamaan dan suasana yang kondusif,” tuturnya.
Dengan kesiapan personel gabungan dan dukungan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri di Balikpapan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
BACA JUGA